Kamis, 26 November 2009

Perawatan Anakan

Kamis, 26 November 2009

Perawatan yang bagus dibutuhkan sejak usia dini hingga maju ke medan tempur di lapangan. Hari-hari pertama setelah diasuh diutamakan menjaga kesehatan burung dengan cara memberikan pakan yang seimbang antara voor dan exfood baik kroto, cacing maupun jangkrik. Dimandikan dan dijemur dalam cuaca yang bagus antara pukul 9:00 – 10:00. usai dijemur dianjurkan dianginkan 30 menit, lanjut dikrodong untuk menjaga kesehatan.

Anakan yang berumur 1-2 bulan belum saatnya master. Kondisi anakan cenderung ber mental labil. Jika dipaksakan akan berefek waktu bisa bunyi agak lama. Positifnya, jika delapan bulan bunyi maka langsung mengikuti suara master. Saat yang tepat diberi master ketika mulai ngeplong. Tujuannya untuk membentuk suara-suara yang lebih variatif. Pada fase ngeplong extra fooding ditambah, jangkrik 2 ekor sehari. Awal-awal bunyi atau mulai bunyi ada beberapa kasus ngleper. Namun tidak perlu dikhawatirkan karena kondisi tersebut normal, standart kejinakannya masih normal.

Pada tahap bunyi atau umur 4 bulan mulai dilakukan pelatihan mental. Saat pelatihan mental kadang-kadang burung perlu digandeng dengan anis merah lain dalam waktu tertentu. Cukup 15 menit dan maksimal seminggu sekali. Pada fase burung mulai membentuk ciri-ciri teler, kehadiran master harus aktif ada. Pelatihan mental dipertahankan. Makanan dalam porsi yang tetap yakni kroto maksimal 1 sendok teh, jangkrik 2 ekor perhari, cacing dikurangi hanya 1 ekor dalam dua minggu sekali. Sebaiknya pakan diberikan ketika burung masuk keramba. Dalam kondisi mandi, jangkrik, kroto, cacing atau voor disiapkan di sangkar. Ini dilakukan agar burng tidak menjadi manja.

Burung teller stabil atau nancep sekitar umur setahun. Lawan latih lebih dari 2-3 setelah burung teller nancep. Hal yang perlu diperhatikan masa teller yakni setelan pakan burung harus sudah ditemukan antara kroto, jangkrik dan cacing. Burung juga dijaga jangan kebanyakan ekstra fooding karena akan mengurangi daya tempur dan sebaliknya menaikkan birahi. Latihan diusahakan seminggu sekali dengan porsi watu lebih lama sekitar 30 menit.


2 komentar:

Anonim mengatakan...

Ehm......Bgs jg mengenai info diatas.
Tapi mengapa brg anis merah punya saya cenderung diam & tidak bergairah/lincah saat digantang,tp saat digandeng selalu menyusutkan badannya.
Apa karena skt??
Tetapi saat digantang jg bunyi walaupun kondisi badan seperti itu.
Bagaimana mengatasi kondisi burung yg sepeerti itu??
Thanks.....

Jember Kicau Mania mengatakan...

Kayaknya emang udah tipikel deh

Poskan Komentar