Kamis, 26 November 2009

Punglor Merah Macet

Kamis, 26 November 2009

Sebagian besar pemilik Punglor Merah memiliki problem macet bunyinya setelah proses ganti bulu selesai. Kondisi yang dialami oleh punglor merah yang macet bunyi tersebut dimungkinkan karena terjadi defisiensi nutrisi selama proses ganti bulu. Selama proses ganti bulu, metabolisme burung meningkat hingga 30%, sehingga kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh burung juga meningkat sebanyak 30% dibanding ketika tidak ngurak. Nutrisi tersebut dipakai oleh burung untuk pembentukan bulu dan untuk regenerasi sel-sel reproduksi yang mengalami kerusakan selama proses ganti bulu.

Sebagian besar pemilik punglor merah memberikan porsi pakan yang lebih buruk selama ngurak sehingga punglor merah mengalami defisiensi nutrisi. Jika anda memberikan porsi pakan selama masa mabung sama dengan atau bahkan mungkin lebih buruk dibanding dengan masa tidak mabung maka burung anda akan mengalami problem macet bunyi. Jika hanya diberi exftra fooding kroto, jangkrik tentu saja belum dapat memulihkan kondisi punglor merah yang macet bunyi tersebut. Punglor Merah yang macet bunyi dapat dipulihkan dengan pemberian obat-obatan yang dapat menutupi defisiensi nutrisi pada punglor merah tersebut.

Berdasarkan pengalaman, dengan pemberian obat yang dapat merangsang proses metabolisme secara rutin serta pemberian multivitamin yang dapat meningkatkan kesehatan burung dengan tanpa meninggalkan perawatan harian yang bagus, dalam waktu yang tidak begitu lama anis merah yang macet bunyi tersebut akan dapat berkicau dan bergoyang lagi. Jangan lupa pemberian buah pisang, apel, atau pepaya, serangga, cacing, kroto, harus diberikan secara rutin.


0 komentar:

Poskan Komentar